Tuesday, March 29, 2011

Gara Gara Keseringan Chatting, Siswi ABG Jadi Hamil


INTERNET hanyalah dunia maya, tapi jika terjadi salah guna, bisa bikin bahaya. Tak percaya, lihatlah nasib Ahyar, 17, warga Malang (Jatim). Gara-gara main mesum di bilik internet (warnet), kekasih pun hamil. Orangtua Yayuk, 18, yang tak terima bukannya membawa ke KUA tapi ke kantor polisi.


Pisau adalah benda tajam yang membayakan, tapi jika tahu cara menggunakan, sangat bermanfaat. Demikian pula dunia internet. Bila bijak memanfaatkan, bisa menambah seseorang tambah banyak pengetahuan, karena situs-situs di intenet juga banyak menawarkan sejuta ilmu pengetahuan. Tapi jika yang ditonton hanya situs-situs porno, ya otomatis jadi rusak mentalnya. Pulang dari warnet tahu-tahu “nubruk” anak gadis orang.


Yayuk – Ahyar adalah gambaran remaja masa kini. Mereka selalu mengikuti perkembangan tehnologi. HP Blackberry menguasai, berselancar di dunia maya juga sangat ahli. Kebetulan mereka memang muda-mudi yang tengah dibelit asmara, sehingga ke mana saja selalu berdua. Jajan berdua, masuk pasar swalayan juga berdua-dua. Cuma harus hati-hati, kalau ketemu si Uya memang kuya, bisa dihipnotis dan terungkaplah kisah kasih keduanya.


Sebagai pelajar SMA, keuangan mereka terbatas. Maka ketika masuk warnet, satu meja dijalankan berdua. Nah, ternyata Yayuk – Ahyar ini juga demen buka-buka situs porno. Tak puas hanya nonton adegan Luna Maya – Ariel di HP, di situs-situs internet bisa mencari yang lebih porno dan mendebarkan. Padahal ketika menjumpai gambar yang hot menggairahkan, keduanya jadi pusing sendiri.


Kebetulan warnet tempat Yayuk – Ahyar berselancar dibuat bersekat-sekat, sehingga pengunjung satu dan lainnya tidak kelihatan langsung. Nah, Ahyar yang sudah “pusing” seperti dapat peluang, kekasihnya yang lebih tua darinya, langsung disergap. Ternyata Yayuk juga sama pusingnya, sehingga sergapan Ahyar pun dilayani. Entah bagaimana caranya, dalam kondisi darurat itu birahi mereka tertuntaskan sudah.


Ternyata Ahyar jadi ketagihan. Di lain waktu, di rumah kekasihnya pun Yayuk diserbunya di kala rumah sepi. Ini berlangsung berkesinambungan, sampai akhirnya ketahuan ayah Yayuk. Ketika keduanya sedang main suami-istrian di kamar, dipergoki ayah si gadis. Tentu saja orangtua marah besar.


Takut terjadi hil-hil yang mustahal, Yayuk dibawa orangtuanya ke dokter. Hasilnya, bukan saja kegadisannya telah tanggal, tapi pelajar SMA itu ternyata sudah hamil 6 bulan. Wah, bapak Yayuk pun semakin mencak-mencak, meski sesungguhnya tak bisa bermain pencak. “Saya harus penjarakan Ahyar,” kata ayah Yayuk berapi-api.


Orangtua Yayuk memang kadung kalap. Keluarga dan tetangga sudah menyarankan agar diselesaikan secara damai saja, maksudnya dibawa ke KUA dan keduanya dinikahkan. Tapi babe-nya Yayuk tak mau. Menikahkan Yayuk dengan Ahyar, sama saja punya mantu pengangguran yang tak bermasa depan. Ini kan sama saja menambah beban anggaran rumah tangga.


Maka Ahyar pun dilaporkan ke polisi. Sebetulnya dia juga siap bertanggungjawab menikahi Yayuk, tapi bagaimana? Untuk KTP saja belum punya, karena memang masih di bawah umur. Tapi untuk masuk penjara, apa musti terjadi? “Aku dan dia kan melakukannya sama-sama senang. Aku senang, dia juga senang,” bela Ahyar.


Di sana senang, di sini senang, kok macam Pramuka saja

No comments:

Post a Comment

Post a Comment